Jujutsu Kaisen Season 3 resmi dibuka melalui episode spesial berdurasi satu jam yang mencakup Episode 1 dan 2. Episode berjudul “Execution” ini tayang pada 8 Januari 2026 di Crunchyroll dan langsung melanjutkan cerita pasca-Shibuya Incident yang meninggalkan dampak besar bagi dunia jujutsu.
Sejak menit awal, episode ini menegaskan perubahan nada cerita. Jika sebelumnya konflik masih berpusat pada kutukan, kini ancaman justru datang dari dalam sistem jujutsu itu sendiri.
Yuji Itadori di Ambang Eksekusi
Fokus utama episode pembuka tertuju pada Yuji Itadori. Setelah tragedi Shibuya, Yuji dianggap sebagai entitas berbahaya yang tak lagi bisa ditoleransi. Para petinggi jujutsu mengambil keputusan ekstrem: eksekusi mati.
Keputusan ini menjadi titik balik besar dalam perjalanan karakter Yuji. Ia tidak lagi sekadar siswa jujutsu, melainkan simbol kegagalan sistem yang selama ini mengaku menjaga keseimbangan dunia.
Yuta Okkotsu sebagai Eksekutor
Ketegangan meningkat ketika Yuta Okkotsu ditugaskan sebagai eksekutor Yuji. Pertemuan dua karakter utama ini menjadi pusat konflik emosional sekaligus aksi.
Pertarungan Yuji dan Yuta tidak hanya menampilkan duel teknik cursed energy tingkat tinggi, tetapi juga pertarungan prinsip. Yuta tampil dingin dan terkontrol, sementara Yuji masih bergulat dengan rasa bersalah dan tanggung jawab atas tragedi sebelumnya. Twist yang muncul dalam duel ini memberi lapisan moral yang kompleks, mempertegas tema abu-abu yang kini mendominasi Jujutsu Kaisen.
Naoya Zenin dan Awal Culling Game
Selain konflik utama, episode ini mulai membangun fondasi cerita besar berikutnya. Kehadiran Naoya Zenin memperkenalkan dinamika politik klan yang semakin keras, sementara sejumlah dialog dan visual menjadi penanda awal dimulainya Culling Game.
Pendekatan ini membuat episode pembuka berfungsi sebagai transisi penting dari arc Shibuya menuju konflik yang lebih sistemik dan masif.
Kualitas Produksi dan Atmosfer
MAPPA kembali mempertahankan standar produksi tinggi. Visual didominasi palet warna gelap dengan detail ekspresi karakter yang tajam. Musik latar digunakan secara efektif untuk menjaga ketegangan, terutama dalam adegan konfrontasi Yuji dan Yuta.
Atmosfer keseluruhan terasa lebih berat dan dewasa, mencerminkan arah baru cerita yang semakin brutal dan politis.
Kesimpulan
Episode pertama Jujutsu Kaisen Season 3 berhasil menjadi pembuka yang kuat dan berani. Dengan fokus pada konflik internal dunia jujutsu, duel emosional Yuji dan Yuta, serta pengenalan Culling Game, episode “Execution” menegaskan bahwa musim terbaru ini akan menjadi salah satu fase paling kelam dalam serial ini.
Bagi penggemar lama, episode ini menjadi lanjutan pahit dari tragedi Shibuya. Sementara bagi penonton baru, ini adalah sinyal jelas bahwa Jujutsu Kaisen telah memasuki babak cerita yang jauh lebih kompleks.